Minggu, 30 Januari 2011

kesetimbangan kimia

Reaksi Kesetimbangan
A. Landasan teori


Kesetimbangan adalah prosos dinamis ketika reaksi ke depan dan reaksi balik terjadi pada laju yang sama tetapi pada arah yang berlawanan. Konsentrasi dari setiap zat tinggal tetap pada suhu konstan. Banyak reaksi kimia tidak sampai berakhir, dan mencapai suatu titik ketika konsentrasi zat-zat pereaksi dan produk tidak lagi berubah dengan berubahnya waktu. Molekul-molekul telah berubah dari pereaksi menjadi produk dan dari produk menjadi preaksi, tetapi tanpa perubahan netto konsentrasinya.


Pokok-pokok penting yang perlu diingat pada konstanta kesetimbangan yaitu K adalah suatu konstanta untuk setiap reaksi selama suhunya tidak berubah. K menentukan zat mana yang konsentrasinya lebih besar pada saat keetimbangan produknya atau pereaksinya.

Karena k ditentukan oleh konsentrasi pereaksi atau produknya. K tidak tergantung dari banyaknya tingkat reaksi antara pada mekanisme reaksinya. Jika nilai K lebih besar dari 1 pada kesetimbangan akan lebih banyak produk di bandingkan dengan pereaksi, dan reaksi berhenti di kanan, begitu pula sebaliknya.

Asas Le chatelier menyatakan bahwa jika suatu perubahan yaitu perubahan konsentrasi , tekanan, volume, atau suhu diterapakan pada suatu system yang berada pada keadaan setimbang, system tersebut akan bergeser ke arah yang akan memperkecil pengaruh perubahan tersebut.

Kenaikan tekanan akan menggeser kesetimbangan ke arah sisi yang mempunyai jumlah mol gas lebih sedikit. perubahan tekanan hanya mempengaruhi reaksi-reaksi dalam fase gas yang jumlah mol gas pereaksi dan produknya berbeda.

Setiap system kesetimbangan melibatkan reaksi-reaksi endoterm dan eksoterem. Kenaikan suhu system akan menguntungkan reaksi eksoterem.
B. Alat dan Bahan.

Alat :

1. 4 buah tabung reaksi
2. Lampu bonsen
3. Kaki tiga
4. Kasa
5. Gelas kimia 600 ml
6. Gelas kimia 100 ml
7. Corong
8. Pipet


Bahan:

1. Air / aquades
2. Es batu
3. Laaruitan CuSO4 , Kbr. NA2SO4, dan HCL

C. Cara Kerja.

1. Menyiapkan alat dan bahan.
2. Memasukkan 15 ml larutan Cuso4 kedalam tabung reaksi, warna dari larutan tersebut adalah biru.
3. Menambahkan laruatn KBr 5 ml kedalam larutan Cu SO4 tadi dan warnanya akan berubah menjasdi hijau.
4. Membagi laarutan tadi menjadi dua bagian kedalam 2 buah tabung reaksi dengan ukuran yang sama .
5. Mengambil 1 buah tabung reaksi yang terisai laruatan Cuso4 dan KBr.Menambahkan padatan NaSO4 saebanyak-banyak kedalam tabung reaksi tadi dan warnanya berubah menjadi biru.
6. Menambahkan 2 ml larutan HCL kedalam tabung reaksi tesebut ssehingga warnanya berubah menjadi hijau.
7. Mengambil tabung reaksi yang berisi CuSO4 dan KBr
8. Menepatkan tabung raaksi kedalam gelas kimia yang telah baearisi es batu dan mencatata aperubahan warnanya
9. Memindahkan tabung reaksi ke dalam gelas kimia yang berisi air panas dan mencatt perubahnm warnanya.


D. Hasil Pengamatan

* Gambar.




E. Pembahasan
Larutan CuSO4 pada mulanya baerwarana biru. Saetelah kita tambahkan 5 ml larutan KBr warnanya berubah m,enjadi hiaju. Ternyata larutran KBr dapat amengubah larutan CuSO4 dari warna biru menjadi warna hijau.

Reaksi keseteimbangan :
Heat + CuSO4(ag)+4KBr(aq) -----> K2( Cu Br 4 ) (aq)+K2 SO4(aq)
( biru ) ( green )

Penambahn KBr menggeser keseteimbangan kekanan dan membentuk lebih banyak , komplek green.
Ketika kita menambahkan padatan Na2SO4 warnanya berubah dari warna hijau menjadi warna biru. Penambahkan Na2SO4 membentuk larutan dasar atau utama dan bergeser kesebelah kiri dan membentuk lebih banyak Cu 2+ ( biru)
Ketika kita menimbmn tabung reaksi yang beerisi CuSO4 dan KBr kedalam es batu terjadi perubahan warna dari hijau menjadid biru hal ini disebabkan karaena suhu dingin menggeser keseteimbangan dan m,embembentuk larutan yang bergeser kesebelah kiri dan membentuk atau berubah menjadi warna hijau.
Larutan yang berwarna biru tersebut selanjutnya dipanaskan dan akhirnya berwarna hijau . hal ini disebabkan karena sauhu panas menggeser keseteimbangan kekanan ( hijau ).

F. Kesimpulan.
Pada laarutan CuSO4 bila ditambahkan larutan KBr akan berubah warnanya dari biru menjadi hijau. Larutan CuSO4 dan KBr akan berubah warna dari hijau menjadi merah jika ditambahkan padatan Na2So4. jika larutan CuSO4, KBr dan padatan Na2So4 bila dicampur dengan HCL maka akan berubah warna dari biru menjadi hijau. Suhu panas merubah hijau menjadi biru pada larutan CuSO4 di tambah KBr. Suhu dingin merubah warna biru menjadi hijau pada larutsn CuSO4 di tambah KBr.

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites